Get cash from your website. Sign up as affiliate.

Jumat, 14 Mei 2010

Perilaku Seks Usia 20, 30 dan 40-an

Perilaku seksual tentunya bervariasi pada setiap tahap kehidupan kita. Seksolog Tracey Cox dalam buku bestseller ‘Sextasy’ mengungkapkan karakter dan perilaku seksual pria dan wanita berdasarkan rentang usia.

Usia 20-an
Kebanyakan mereka pada usia ini tak bisa berhenti membayangkan seks setiap dua jam. Pada usia ini, perempuan biasanya ingin lebih bebas berimajinasi dalam hal seksa. Mereka juga ingin berbagi fantasi seks dan bahkan ingin mencoba biseksualitas. Sebuah studi pada tahun 2006 melibatkan sekitar 2.000 orang menemukan, 76 persen wanita yang tidur dengan sejenisnya mencapai orgasme (sedangkan untuk wanita dengan pria, tercatat 50 persen).


Usia 20an adalah masa di mana laki-laki dan wanita muda sangat tertantang mencoba berbagai posisi seks. Bahkan Tracey Cox mengklaim, satu dari 10 orang pernah mencoba threesome di awal usia dua puluhan.

Usia 30-an
Usia 30an adalah saat untuk bereksperimen. Hampir semua orang usia 30-an mengaku pernah melakukan seks di tempat terbuka. Tak seperti anak remaja yang melakukan seks outdoor sebagai bentuk paling umum dari eksperimennya, kebanyakan pasangan 30-an lebih menyukai aktivitas seks di tempat semi-publik seperti pantai, kebun atau di bangku taman di dalam kegelapan. Seperti ada yang lebih erotis dari ekspansi seks ini!

Selain itu, hal yang paling populer pada kelompok 30an adalah seks di kamar mandi atau bath-tub. Melakukan “kinky” seks juga menempati rating yang tinggi. Mereka mengklaim menikmati seks melalui berbagai fantasi mulai dari dominatrix, bondage, sampai flogging.

Dalam analisa Cox, usia 30-an adalah saat di mana para wanita menjadi seperti teman pasangan gay pria. Wanita tulen mencintai pria gay; sedangkan pria gay mencintai wanita tulen. Sebuah riset di Swedia memberi penjalasan mengapa keduanya bisa saling tertarik. Mereka rupanya sama-sama mempunyai otak simetris. Sedangkan pria tulen dan lesbian mempunyai hemisphere otak yang asimetris.

Usia 30an juga ditandai dengan kehadiran anak dalam rumah tangga, sehingga gairah seks secara alami akan menurun. Tetapi Cox menekankan, selama kehamilan pasangan dapat berhubungan seks 4 hingga 5 kali dalam sebulan.

Kebanyakan pasangan mengerem aktivitas seks selama tujuh minggu setelah proses persalinan. Tetapi empat bulan kemudian mereka kembali melakukan seks empat atau 5 kali dalam sebulan. Cox menyatakan, enam bulan setelah persalinan, rata-rata pasangan kembali melakukan seks hingga 5 kali dalam satu bulan.

Bila Anda tak mampu memenuhi gairah seks seperti biasanya, Anda tak perlu berkecil hati. Ingat, ini hanyalah sementara, jadi tetaplah menyentuh dan memeluk pasangan. Jika bayi Anda menyita waktu untuk berhubungan seks, cobalah untuk melakukan seks instan.

Kebanyakan wanita pada usia 30-an, kata Cox, mengalami rata-rata orgasme lebih tinggi. Sekitar 90 persen wanita di atas 30-an secara teratur mengalami orgasme, sedangkan wanita yang lebih muda hanya 23 persen saja.

Usia 40-an
Pria di usia 40an lebih mungkin mengalami problem ereksi. Ini juga usia ketika para pria cenderung tidak setia pada pasangannya. Pria juga lebih sering terjebak pornografi atau menikmati chating berbau seks. Sementara para wanita secara seksual juga sangat menuntut, sehingga seringkali tertarik kepada pria lebih muda.

Jika Anda berpikir usia 40an adalah masa turunnya libido, cobalah untuk berpikir lagi. Walaupun aktivitas seks sudah agak menurun dari sebelumnya, sudah saatnya Anda mengubah strategi. Tak perlu lagi kaku dengan frekuensi seks dalam seminggu, tetapi penekanan pada kualitas seks yang lebih baik.tiga hingga 5 kali dalam satu bulan.

Bila Anda tak mampu memenuhi gairah seks seperti biasanya, Anda tak perlu berkecil hati. Ingat, ini hanyalah sementara, jadi tetaplah menyentuh dan memeluk pasangan. Jika bayi Anda menyita waktu untuk berhubungan seks, cobalah untuk melakukan seks instan.

Kebanyakan wanita pada usia 30-an, kata Cox, mengalami rata-rata orgasme lebih tinggi. Sekitar 90 persen wanita di atas 30-an secara teratur mengalami orgasme, sedangkan wanita yang lebih muda hanya 23 persen saja.

Usia 40-an
Pria di usia 40an lebih mungkin mengalami problem ereksi. Ini juga usia ketika para pria cenderung tidak setia pada pasangannya. Pria juga lebih sering terjebak pornografi atau menikmati chating berbau seks. Sementara para wanita secara seksual juga sangat menuntut, sehingga seringkali tertarik kepada pria lebih muda.

Jika Anda berpikir usia 40an adalah masa turunnya libido, cobalah untuk berpikir lagi. Walaupun aktivitas seks sudah agak menurun dari sebelumnya, sudah saatnya Anda mengubah strategi. Tak perlu lagi kaku dengan frekuensi seks dalam seminggu, tetapi penekanan pada kualitas seks yang lebih baik.

Read More...

Rabu, 12 Mei 2010

ALICE IN WONDERLAND

Read More...

TOILET 105

Read More...

ST TRINIAN'S 2: THE LEGEND OF FRITTON'S GOLD

Read More...

1408

Read More...

Ciuman Tulus Bisa Selesaikan Masalah

Ciuman tak hanya sekedar ciuman. Menurut para ahli, ciuman dapat mengendalikan kehidupan seks Anda loh! Berciuman dengan pasangan tak hanya sekedar menunjukkan rasa cinta.

Dalam kehidupan ranjang, berciuman merupakan tindakan untuk meningkatkan gairah. Menurut Yvonne Fulbright seorang ahli seks yang hotabis kutip dari Detik Hot, Minggu, (2/8/2009), ciuman dapat menggambarkan apa yang akan Anda berikan pada pasangan saat di atas ranjang.

Biasanya, sebuah ciuman hot juga dijadikan para pria untuk meningkatkan hasrat seksual pasangannya. Untuk mereka yang baru menjalin hubungan, ciuman juga merupakan keseriusan.

Sebuah ciuman tulus juga bisa menyelesaikan masalah yang terjadi dalam suatu hubungan. Saat tengah berkelahi atau adu argumen, biasanya para pasangan meredakan emosinya dengan berciuman, yang lebih dikenal dengan ‘Make Up Kissing’.

Saking pentingnya sebuah ciuman Yvonne juga menyarankan para pasangan untuk terus melatih ciuman mereka. Semakin hot ciuman Anda, hubungan Anda dan pasangan pun semakin hangat.

Read More...

7 Hal Kecil Yang Bikin Cewek Melting

Sebenarnya gampang kok, bikin cewek meleleh dan bikin kamu dapet nilai tambah di matanya. Baik itu cewek yang udah jadi pacar kamu, ataupun masih berstatus gebetan. Nggak perlu pake acara beliin hadiah mahal, apalagi berlian. Karena pada intinya, cewek itu cuma senang diperlakukan like a lady.

Nih, kita kasih bocoran apa aja hal-hal kecil yang bisa bikin cewek melting.


1. Peluk pinggang dari belakang.
Nggak pernah gagal bikin cewek merinding dan meleleh, karena gesture ini sangat menunjukkan afeksi alias kasih sayang. Tapi ingat, jangan dilakukan kalo baru pedekate, apalagi sama cewek yang nggak dikenal. Itu mah namanya pelecehan seksual. Hehehe..

2. Selimuti pundaknya dengan jaket kamu saat dia lagi kedinginan.
Iya sih, kedengerannya emang cheesy. But believe me it works. Soalnya kadang-kadang cewek tuh suka kedinginan tapi nggak mau ngaku karena gengsi (terutama kalo lagi pake tanktop atau baju sexy demi menarik perhatian si cowok). Langsung aja sampirkan jaket kamu ke pundaknya, tanpa harus ngomong apa-apa. Kamu kedinginan sedikit, nggak apa-apa lah ya. Namanya juga pengorbanan.

3. Payungin kepala si cewek dengan telapak tangan kamu
Abis ngedate, atau pulang sekolah, tiba-tiba turun hujan rintik-rintik. Sedangkan kamu dan si cewek perlu jalan kaki ke tempat tujuan. Ke dalam mobil, ke tempat berteduh, atau sekadar nyebrang jalan. Jangan keluarin payung. Manfaatin momen ini untuk sebuah aksi heroik yang pasti bikin cewek deg-degan nggak jelas.
Berjalanlah menembus hujan rintik-rintik, sambil memegang ubun-ubun si cewek. Ceritanya melindungi kepalanya dari hujan. Ini sebenarnya cuma tindakan basa basi, karena mana mungkin telapak tangan kamu yang lebarnya cuma segitu doang bisa melindungi si cewek dari air hujan?! Tapi sekali lagi, gentlemen, yang penting kan niatnya. It shows that you care.

4. Saat menyebrang jalan, berjalanlah di sisi “mati-duluan”.
Ini sih harusnya emang udah jadi insting lelaki, tapi kalo kamu belum melakukan ini, coba deh dibiasakan dari sekarang. Kalo kamu sama si cewek mau nyebrang jalan, ambil posisi ‘melindungi’, yaitu di sisi mati-duluan (tepat di arah mobil melaju). Begitu pun kalo jalan di pinggir jalan, ambillah posisi di luar, yang kalo ada mobil nyerempet, kamu yang keserempet duluan.

5. Cium di ubun-ubun.
Nyetrum dong? Lah, bukan cium ubur-ubur, Mas. Tapi cium di ubun-ubun. Selama ini yang dikenal sebagai ciuman sayang biasanya adalah ciuman di jidat. Tapi sebenernya ciuman di ubun-ubun juga nggak kalah manis. Dan ciuman seperti ini adalah salah satu alasan kenapa cewek memilih cowok yang lebih tinggi dari dia.
Warning: Jangan dilakukan sama cewek cakep tak dikenal yang berdiri di depan kamu di dalam busway.

6. Pamit sama ortu si cewek sebelum mengajak dia jalan.
Kalo di Indonesia sih ini udah umum kali ya. Tapi melihat ada cowok yang memberanikan diri minta izin sama bokap si cewek yang galak dan tampangnya mirip Mas Adam-nya mbak Inul untuk bawa anak gadisnya untuk ngedate… itu adalah nilai tambah. Menunjukkan bahwa kamu punya niat baik.

7. Jadi pendengar yang baik, and remember every details.
Iyaaa kita tahu. Cewek kalo udah ngomong susah banget distop. Ngga mungkin kita bisa merhatiin, apalagi mengingat semua kata yang keluar dari mulut si cewek. Tapi setidaknya listen and pay attention! Kamu jadi bisa sedikit menyimpulkan apa yang dia suka, apa yang gak dia suka, seperti apa dia saat menghadapi masalah, dsb. Atau, ocehannya ini justru bisa jadi kuncian kamu buat melelehkan hatinya.
Contoh nih, kalo si cewek baru jalan-jalan ke mall dan cerita dengan heboh sama kamu tentang barang-barang lucu yang dia liat di sana, dengerin baik-baik. Inget-inget seperti apa benda itu, apa nama toko yang menjualnya, dan seterusnya. Lalu, beli deh barang itu sebagai surprise gift buat si cewek.

Read More...
silvanamails.net boss-mails.com

Tukeran Link

20000 Visitors for $19.90
Get more customers.Increase traffic. Pay just $0.001 for each visitor...
Click Here...
Template by : jawa tulen rcajib.blogspot.com